Jl. Pramuka No. 67 Sampit Kalimantan Tengah 74322, Telp/Fax..0531-2060040, email : kkp.sampit@gmail.com

Jumat, 17 April 2026

Internalisasi KALBU dalam Kaderisasi Kepemimpinan Unggul

 


Latar Belakang

Untuk meningkatkan kualitas kinerja pegawai serta mewujudkan tata kelola organisasi yang profesional, disiplin, dan berintegritas sekaligus mendukung percepatan budaya kerja Kementerian Kesehatan (eksekusi efektif, cara kerja baru, pelayanan unggul), Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit, dr. I Gusti Ayu Agung Darmawati, menggagas inovasi Budaya Kerja KALBU ( Konsisten Adil Loyal Bersih dan Unggul ) sejak 23 November 2023. Budaya Kerja KALBU terdapat nilai-nilai kerja yang menjadi pedoman bagi seluruh pegawai dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, dirancang lokal di lingkungan Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit untuk menumbuhkan kebersamaan yang positif serta menciptakan lingkungan kerja harmonis dan produktif.

Kata “KALBU” dipilih sebagai akronim sekaligus simbol nilai budaya kerja. Ini bukan sekedar nama, tapi membawa makna mendalam dan mudah diingat oleh seluruh pegawai. Selain itu, kata “kalbu” ( Qolbu ) dalam bahasa Indonesia berarti hati nurani , sehingga:

  • Menunjukkan bahwa nilai-nilai ini harus tertanam di hati setiap pegawai
  • Menekankan pendekatan manusiawi dan emosional dalam membangun budaya kerja: kerja tidak hanya sekadar tugas, tapi juga dilakukan dengan niat baik, kesadaran, dan kepedulian.

Internalisasi nilai-nilai KALBU menjadi pondasi dasar dalam kaderisasi kepemimpinan unggul, menyiapkan pemimpin masa depan yang mampu meneladani nilai konsisten, adil, loyal, bersih, dan unggul dalam setiap tindakan.

Manfaat

Manfaat dari penerapan Budaya Kerja KALBU dapat dibagi menjadi beberapa aspek, baik untuk pegawai, Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit, maupun masyarakat:

1. Manfaat untuk Pegawai

  • Meningkatkan kedisiplinan ,konsistensi kerja dan integritas
  • Menumbuhkan sikap adil dan loyalitas
  • Meningkatkan motivasi , kompetitif positif , kepuasan kerja dan prestasi

2. Manfaat untuk Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit

  • Lingkungan kerja lebih harmonis dan produktif serta kerja sama tim lebih kuat
  • Budaya profesional dan transparan dalam pelaksanaan tugas
  • Meningkatkan reputasi dan kredibilitas
  • Pondasi dasar untuk mempersiapkan/  kaderisasi kepemimpinan unggul

3. Manfaat untuk Masyarakat

  • Pelayanan profesional dan optimal
  • Meningkatkan kepercayaan publik

Unsur- unsur Nilai KALBU

Nilai- nilai yang tertuang dalam budaya kerja KALBU (Konsisten Adil Loyal Bersih dan Unggul):

1. Konsisten : Kesesuaian antara ucapan dan tindakan sehari-hari yang ditunjukkan oleh pimpinan sebagai role model maupun seluruh pegawai yang dilakukan secara berkelanjutan sesuai aturan yang berlaku.

2. Adil : Bertindak objektif dan transparan dalam setiap keputusan dan interaksi, menghargai hak serta kewajiban semua pihak tanpa diskriminasi, tidak hanya terhadap rekan kerja tetapi juga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

3. Loyal : Menunjukkan kesetiaan terhadap organisasi, pimpinan, mendukung rekan kerja dan kebijakan institusi dengan penuh tanggung jawab

4. Bersih : Menjaga integritas, etika, dan profesionalisme dalam setiap tindakan, serta menghindari perilaku yang merugikan organisasi , masyarakat dan negara

5. Unggul : Meningkatkan kompetensi diri untuk memberikan hasil terbaik, tidak hanya dalam kinerja internal, tetapi juga dalam memberikan layanan berkualitas bagi masyarakat, serta mendorong inovasi untuk kemajuan organisasi serta pelayanan publik.

Prestasi & Hasil :
Dampak sejak penerapan budaya kerja KALBU di Lingkungan Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit :

1. Meningkatkan kedisiplinan dan integritas pegawai
2. Menciptakan lingkungan kerja lebih harmonis
3. Prestasi : perolehan 30 piagam penghargaan ( 25 piagam prestasi dan 5 piagam apresiasi ),sebagai berikut  :  4 piagam penghargaan dari Kementerian Kesehatan ( WBK Kemenkes 2024, KIP 2024, PEKPPP 2025, JFK Awards 2025 ), dari KPPN Sampit dan Kanwil DJPB Provinsi Kalimantan Tengah serta instansi lainnya.
4. Inovasi : bertambahnya inovasi semula 2 inovasi menjadi 14 inovasi yang sangat mendukung tugas pokok dan fungsi di Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit.

Penutup

Internalisasi KALBU dalam kaderisasi kepemimpinan unggul membutuhkan proses berkesinambungan, kesabaran, komitmen bersama, saling mengingatkan, serta monitoring dan evaluasi. Semua ini menjadi kunci agar budaya kerja KALBU tidak sekadar slogan, tetapi nyata dalam tindakan sehari-hari, bermanfaat bagi sesama, dan selaras dengan budaya kerja Kementerian Kesehatan.


Mari Satukan Langkah, Bersama Kita Pasti Bisa

Salam KALBU

Testimoni Perubahan di Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit setelah di terapkan Budaya Kerja KALBU


1. Fathurahman, S.Kom ( Plt. Kasubbag. Administrasi Umum )

Bekerja di lingkungan yang menjunjung tinggi budaya KALBU membuat saya merasa aman dan termotivasi dalam bekerja. Budaya KALBU bukan sekadar slogan, tapi perilaku nyata. Saya bangga menjadi bagian dari tim yang menjunjung nilai KALBU dalam bekerja.

Bagi saya, KALBU adalah kompas profesionalisme. Dengan sikap Konsisten dan Adil, setiap tantangan akan mudah terlewati. Budaya Bersih dan Loyal menjaga integritas kami, sementara semangat Unggul memastikan kami selalu memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan negara

2. Hanariyannie, SKM ( Ketua Tim Kerja 5 : Layanan Publik dan Zona Integritas)

Dengan simbol hati mengingatkan Pegawai BKK Sampit lebih konsisten dalam disiplin waktu bekerja, lebih bugar dengan adanya jumat sehat. Semua pegawai diberikan kesempatan yg sama untuk maju tanpa membedakan. Loyalitas total dalam menjalankan tugas dengan optimal. Dengan adanya Role model dr pimpinan berperilaku “Bersih” bisa dilaksanakan kepada seluruh pegawai. Adanya inovasi yg berkelanjutan sampai sekarang dan piagam-piagam  yang diperoleh adalah hasil dari kerja keras kerja cerdas seluruh pegawai BKK Sampit semoga BKK Sampit lebih maju lagi memberikan pelayanan Terbaik

Dampak yang dirasakan secara pribadi  : Menjadi ASN yang lebih aktif, inovatif, kolaboratif dalam Tim dan bisa diandal

3. M. Tomi Bastian, Amd,KL ( Tim PPID/ Inovator )

“Bagi saya budaya kerja KALBU (Konsisten, Adil, Loyal, Bersih, dan Unggul), mengubah pemahaman saya tentang apa itu loyalitas di dalam bekerja. Melalui penerapan budaya kerja KALBU di BKK Sampit, saya belajar bahwa loyalitas tidak hanya tentang bertahan untuk memberi, tetapi juga tentang integritas dan sikap bersih dalam menjalankan tugas. Dalam penerapan Budaya Kerja ini juga mendorong saya untuk terus berinovasi, memotivasi diri, dan berkembang menjadi pribadi yang lebih baik dibandingkan sebelumnya.”


dr. I Gusti Ayu Agung Darmawati -


0 komentar:

Posting Komentar