Latar
Belakang
Untuk meningkatkan kualitas kinerja pegawai serta mewujudkan tata kelola
organisasi yang profesional, disiplin, dan berintegritas sekaligus mendukung
percepatan budaya kerja Kementerian Kesehatan (eksekusi efektif, cara kerja
baru, pelayanan unggul), Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit,
dr. I Gusti Ayu Agung Darmawati, menggagas inovasi Budaya Kerja KALBU (
Konsisten Adil Loyal Bersih dan Unggul ) sejak 23 November 2023. Budaya Kerja
KALBU terdapat nilai-nilai kerja yang menjadi pedoman bagi seluruh pegawai
dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, dirancang lokal di lingkungan
Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit untuk menumbuhkan kebersamaan
yang positif serta menciptakan lingkungan kerja harmonis dan produktif.
Kata “KALBU”
dipilih sebagai akronim
sekaligus simbol nilai budaya kerja. Ini bukan sekedar
nama, tapi membawa makna mendalam dan mudah diingat oleh seluruh pegawai.
Selain itu, kata “kalbu” (
Qolbu ) dalam bahasa Indonesia berarti hati nurani , sehingga:
- Menunjukkan bahwa nilai-nilai
ini harus tertanam di hati setiap pegawai
- Menekankan pendekatan
manusiawi dan emosional dalam membangun budaya kerja: kerja
tidak hanya sekadar tugas, tapi juga dilakukan
dengan niat baik, kesadaran, dan kepedulian.
Internalisasi
nilai-nilai KALBU menjadi pondasi dasar dalam kaderisasi kepemimpinan unggul,
menyiapkan pemimpin masa depan yang mampu meneladani nilai konsisten, adil,
loyal, bersih, dan unggul dalam setiap tindakan.
Manfaat
Manfaat
dari penerapan Budaya Kerja KALBU dapat dibagi menjadi beberapa aspek, baik
untuk pegawai, Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit, maupun
masyarakat:
1. Manfaat
untuk Pegawai
- Meningkatkan
kedisiplinan ,konsistensi kerja dan integritas
- Menumbuhkan
sikap adil dan loyalitas
- Meningkatkan
motivasi , kompetitif positif , kepuasan kerja dan prestasi
2. Manfaat untuk Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit
- Lingkungan
kerja lebih harmonis dan produktif serta kerja sama tim lebih kuat
- Budaya
profesional dan transparan dalam pelaksanaan tugas
- Meningkatkan
reputasi dan kredibilitas
- Pondasi
dasar untuk mempersiapkan/ kaderisasi
kepemimpinan unggul
3. Manfaat untuk Masyarakat- Pelayanan
profesional dan optimal
- Meningkatkan
kepercayaan publik
Unsur- unsur Nilai KALBU
Nilai- nilai yang tertuang dalam budaya kerja KALBU (Konsisten Adil Loyal Bersih dan
Unggul):
1. Konsisten : Kesesuaian antara ucapan dan tindakan sehari-hari yang ditunjukkan oleh pimpinan sebagai role model maupun seluruh pegawai yang dilakukan secara berkelanjutan sesuai aturan yang berlaku.
2. Adil : Bertindak objektif dan transparan dalam setiap keputusan dan
interaksi, menghargai hak serta kewajiban semua pihak tanpa diskriminasi, tidak
hanya terhadap rekan kerja tetapi juga dalam memberikan pelayanan kepada
masyarakat.
3. Loyal : Menunjukkan kesetiaan terhadap organisasi, pimpinan, mendukung rekan
kerja dan kebijakan institusi dengan penuh tanggung jawab
4. Bersih : Menjaga integritas, etika, dan profesionalisme dalam setiap tindakan,
serta menghindari perilaku yang merugikan organisasi , masyarakat dan negara
5. Unggul : Meningkatkan kompetensi diri untuk memberikan hasil terbaik, tidak
hanya dalam kinerja internal, tetapi juga dalam memberikan layanan berkualitas
bagi masyarakat, serta mendorong inovasi untuk kemajuan organisasi serta
pelayanan publik.
Prestasi & Hasil :
Dampak sejak penerapan budaya kerja KALBU di Lingkungan Balai
Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit :
1. Meningkatkan kedisiplinan dan integritas pegawai
2. Menciptakan lingkungan kerja lebih harmonis
3. Prestasi : perolehan 30 piagam penghargaan ( 25 piagam prestasi dan 5
piagam apresiasi ),sebagai berikut
: 4 piagam penghargaan dari
Kementerian Kesehatan ( WBK Kemenkes 2024, KIP 2024, PEKPPP 2025, JFK Awards
2025 ), dari KPPN Sampit dan Kanwil DJPB Provinsi Kalimantan Tengah serta
instansi lainnya.
4. Inovasi : bertambahnya inovasi semula 2 inovasi menjadi 14 inovasi yang
sangat mendukung tugas pokok dan fungsi di Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas
II Sampit.
Penutup
Internalisasi KALBU dalam kaderisasi kepemimpinan unggul membutuhkan
proses berkesinambungan, kesabaran, komitmen bersama, saling mengingatkan,
serta monitoring dan evaluasi. Semua ini menjadi kunci agar budaya kerja KALBU
tidak sekadar slogan, tetapi nyata dalam tindakan sehari-hari, bermanfaat bagi
sesama, dan selaras dengan budaya kerja Kementerian Kesehatan.
Mari Satukan Langkah, Bersama Kita Pasti Bisa
Salam KALBU
Testimoni Perubahan di Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit
setelah di terapkan Budaya Kerja KALBU
1. Fathurahman, S.Kom ( Plt.
Kasubbag. Administrasi Umum )
Bekerja di lingkungan yang menjunjung tinggi budaya KALBU membuat saya
merasa aman dan termotivasi dalam bekerja. Budaya KALBU bukan sekadar slogan,
tapi perilaku nyata. Saya bangga menjadi bagian dari tim yang menjunjung nilai
KALBU dalam bekerja.
Bagi saya, KALBU adalah kompas profesionalisme. Dengan sikap Konsisten
dan Adil, setiap tantangan akan mudah terlewati. Budaya Bersih dan Loyal
menjaga integritas kami, sementara semangat Unggul memastikan kami selalu
memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan negara
2. Hanariyannie, SKM ( Ketua Tim Kerja 5 : Layanan Publik dan Zona
Integritas)
Dengan simbol hati mengingatkan
Pegawai BKK Sampit lebih konsisten dalam disiplin waktu bekerja, lebih bugar
dengan adanya jumat sehat. Semua pegawai diberikan kesempatan yg sama untuk
maju tanpa membedakan. Loyalitas total dalam menjalankan tugas dengan optimal.
Dengan adanya Role model dr pimpinan berperilaku “Bersih” bisa
dilaksanakan kepada seluruh pegawai. Adanya inovasi yg berkelanjutan sampai
sekarang dan piagam-piagam yang
diperoleh adalah hasil dari kerja keras kerja cerdas seluruh pegawai BKK Sampit
semoga BKK Sampit lebih maju lagi memberikan pelayanan Terbaik
Dampak yang dirasakan secara pribadi
: Menjadi ASN yang lebih aktif, inovatif, kolaboratif dalam Tim dan bisa
diandal
3. M. Tomi Bastian, Amd,KL ( Tim PPID/ Inovator )
“Bagi saya budaya kerja KALBU (Konsisten, Adil, Loyal, Bersih, dan
Unggul), mengubah pemahaman saya tentang apa itu loyalitas di dalam bekerja.
Melalui penerapan budaya kerja KALBU di BKK Sampit, saya belajar bahwa
loyalitas tidak hanya tentang bertahan untuk memberi, tetapi juga tentang
integritas dan sikap bersih dalam menjalankan tugas. Dalam penerapan Budaya
Kerja ini juga mendorong saya untuk terus berinovasi, memotivasi diri, dan
berkembang menjadi pribadi yang lebih baik dibandingkan sebelumnya.”
- dr. I Gusti Ayu Agung Darmawati -