Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit (Kantor Induk)

Jl. Pramuka No. 67 Sampit Kalimantan Tengah Telp 0531-2060040

Wilayah Kerja Pelabuhan Laut Kumai

Jl. Pemuda Kumai Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah Telp 0532-61199

Wilayah Kerja Bandara H. Asan Sampit

Jl. Samekto Baamang Sampit Kalimantan Tengah

Wilayah Kerja Bandara Iskandar Pangkalan Bun

Jl. Iskandar Pangkalan Bun Kalimantan Tengah

Wilayah Kerja Pelabuhan Laut Kuala Pembuang, Pelabuhan Laut Sukamara, Pelabuhan Laut Pangkalan Bun

Kabupaten Seruyan, Kabupaten Sukamara, Kabupaten Kotawaringin Barat

Jl. Pramuka No. 67 Sampit Kalimantan Tengah 74322, Telp/Fax..0531-2060040, email : kkp.sampit@gmail.com

Senin, 16 Maret 2026

Kunjungan Kerja Gubernur Kalimantan Tengah Di Bandara H. Asan Sampit dan Pelabuhan Laut Sampit

 


Gubernur Kalimantan Tengah, Bapak Agustiar Sabran, melakukan pemantauan langsung untuk memastikan kesiapan sarana prasarana transportasi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H pada hari Senin, 16 Maret 2026. Kunjungan ini dilakukan secara terpadu bersama jajaran Forkopimda dan pejabat terkait, antara lain: Kapolda Kalteng (Irjen Pol Iwan Kurniawan) ,Pangdam XXII/Tambun Bungai (Mayjen TNI Zainul Arifin) ,Anggota Komisi V DPR RI (Muhammad Syauqie), Bupati Kotawaringin Timur (Halikinnor), Pj. Sekda Kalteng (Leonard S. Ampung).

Pada kesempatan tersebut, Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit; Ibu dr. I Gusti Ayu Agung Darmawati beserta tim, turut serta hadir mendampingi. Bandara H. Asan Sampit dan Pelabuhan Laut Sampit merupakan pintu masuk di wilayah kerja Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit.

Peran Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit dalam arus mudik Lebaran 2026 :

  • Pengawasan Kesehatan di pintu masuk negara ( pelabuhan dan bandara ) tetap berjalan sesuai standar serta memastikan kesiapan posko kesehatan untuk melayani pemudik yang memerlukan bantuan medis.

  • Pengawasan sanitasi alat angkut yang bertujuan mencegah risiko terjadinya  penularan penyakit.

  • Sinergi dan kolaborasi antar lintas sektor terkait ( UPBU, KSOP, Pelindo, Dinas Kesehatan, RS, dll ) dalam pelaksanaan posko terpadu selama pelaksanaan arus mudik Lebaran 2026.

Lokasi pemantauan :

  • Bandara H. Asan Sampit : Peninjauan ruang tunggu dan operasional penerbangan sebagai salah satu jalur utama mudik cepat.

  • Pelabuhan Laut Sampit: Gubernur mengecek kesiapan kapal dan fasilitas pelayanan penumpang dan naik ke atas kapal untuk berdialog langsung dengan pemudik dan kapten kapal guna memastikan standar keselamatan terpenuhi.


- dr. I Gusti Ayu Agung Darmawati -



Senin, 26 Januari 2026

Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Triwulan IV Tahun 2025

 


Salam KALBU

Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) adalah kegiatan pengukuran secara komprehensif tingkat kepuasan masyarakat terhadap kualitas layanan yang diberikan oleh penyelenggara pelayanan publik.

Pelaksaan Survei Kepuasan Masyarakat di Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit periode Triwulan IV Tahun 2025 dilaksanakan pada bulan Oktober s.d Desember tahun 2025 dengan responden sejumlah 30 responden yang tersebar di Kantor Induk dan Wilayah Kerja yang terdiri dari para jamaah umroh, agen pelayaran serta masyarakat pelabuhan / Anak Buah Kapal (ABK). Adapun sebaran responden berdasarkan jenis pelayanan dan lokasi pelayanan yang mengikuti pelaksanaan survei kepuasan masyarakat triwulan IV tahun 2025 sebagai berikut :

Untuk responden survei kepuasan masyarakat pengguna jasa di Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit dihimpun dengan menggunakan media google form dengan alamat : https://link.kemkes.go.id/LaporBKKsampit atau melalui scan QR Code yang telah disediakan di Pos Pelayanan Terpadu di Kantor Induk dan di Wilayah Kerja. Instrumen penilaian menggunakan Permenpan Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat Unit Penyelenggara Pelayanan Publik.

Penilaian meliputi sembilan unsur yaitu :

1. Persyaratan

2. Sistem, Mekanisme dan Prosedur

3. Waktu Penyelesaian

4. Biaya/ Tarif

5. Produk Spesifikasi Jenis Pelayanan

6. Kompetensi Pelaksana

7. Perilaku Pelaksana

8. Sarana dan Prasarana

9. Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan

Secara keseluruhan pelayanan di Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit menghasilkan Indeks Kepuasan Masyarakat sebesar 88,430 dengan konversi Mutu Pelayanan termasuk dalam kriteria A (Sangat Baik). Hasil Survei Triwulan IV tahun 2025 ini jika dibandingkan triwulan sebelumnya mengalami peningkatan dengan Indeks Kepuasan Masyarakat pada triwulan sebelumnya dengan nilai IKM  87,968.

Berdasarkan nilai IKM pada triwulan IV tahun 2025 ini diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih baik lagi bagi pelayanan di Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit khususnya dalam memberikan pelayanan yang prima kepada seluruh pengguna jasa di Lingkungan Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit.



Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dan berpartisipasi dalam pelaksanaan survei kepuasan  masyarakat ini. Selain itu kami juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan anda menggunakan layanan di Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit. Semoga hasil yang telah kami dapatkan dalam penilaian periode ini dapat memberi manfaat bagi semua pihak terutama dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas  pelayanan di Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit.


- Ranita, S.M. -





Rabu, 21 Januari 2026

"Membangun Organisasi Hebat dari Hati" Catatan dari Townhall Kemenkes 2026



Mengawali tahun 2026 dengan semangat pembaruan, Kementerian Kesehatan RI kembali menyelenggarakan agenda rutin yang paling dinanti oleh seluruh jajarannya: Townhall Budaya Kerja Kemenkes 2026. Acara yang berlangsung pada Rabu, 21 Januari 2026 ini menjadi momentum penting bagi penguatan fondasi transformasi kesehatan nasional melalui aspek yang paling krusial, yakni budaya kerja. Dilaksanakan secara hibrida dari Jakarta dan diikuti secara serentak oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari Sabang sampai Merauke, Townhall tahun ini membawa pesan yang lebih mendalam mengenai peran setiap individu dalam organisasi.

Berbeda dengan rapat koordinasi formal, Townhall ini didesain sebagai ruang dialog dua arah yang strategis. Menteri Kesehatan hadir tidak hanya untuk memberikan arahan, tetapi juga untuk mendengarkan langsung aspirasi, tantangan, dan pandangan para pegawai.

Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit Ibu dr. I Gusti Ayu Agung Darmawati hadir secara luring bersama salah satu Champion : Mohammad Tomi Bastian, Amd.KL. Dan berkesempatan berdialog langsung dengan Bapak Menteri Kesehatan RI.

Tujuan utama dari forum ini adalah:

· Memperkuat Komunikasi: Membangun keterlibatan pegawai yang lebih bermakna.

· Sinergi Strategis: Memastikan arah kebijakan transformasi sistem kesehatan dipahami hingga ke level pelaksana terkecil.

· ​Harmonisasi Budaya: Menyelaraskan semangat kerja yang inklusif dan kolaboratif.

· Pesan Utama: Budaya Tumbuh dari Hati

Salah satu sorotan utama dalam acara tersebut adalah pesan dari Menteri Kesehatan mengenai filosofi bekerja. Ditekankan bahwa budaya kerja bukanlah sekadar materi presentasi atau aturan tertulis, melainkan sesuatu yang harus "tumbuh dari hati."

Memasuki tahun 2026, Kemenkes terus memacu enam pilar transformasi kesehatan. Townhall ini menggarisbawahi bahwa efektivitas layanan publik, digitalisasi kesehatan, dan kemandirian hanya bisa dicapai jika didukung oleh sumber daya manusia yang profesional dan berorientasi pada kinerja.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai Kemenkes—mulai dari tenaga kesehatan di pusat hingga staf di balai-balai kekarantinaan dan pengamanan fasilitas kesehatan—dapat memiliki kesamaan visi. Komitmen yang terbangun dari Townhall ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.



dr. I Gusti Ayu Agung Darmawati - 


Rabu, 17 Desember 2025

Piagam Penghargaan Pemantauan Dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Tahun 2025 Di Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit

 



PEKPPP adalah pengukuran sistematis pada suatu unit kerja dimana unit kerja harus mempunyai kebijakan pelayanan yang telah dimaklumatkan dan dipublikasi, sumber daya manusia yang profesionalisme, sarana dan prasarana standar terpenuhi, sistem informasi yang mudah diakses, tersedia unit konsultasi pengaduan dan adanya inovasi dari unit penyelenggara pelayanan sebagai wujud pemenuhan indikator pelayanan publik. Dari indikator pelayanan publik tadi, Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit telah memenuhi kriteria Sangat Baik sebagai unit penyelenggara pelayanan publik.

Berdasarkan Keputusan Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.02/A/5121/2025 tentang Penetapan Hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelengaraan Pelayanan Publik Mandiri di Lingkungan Kementerian Kesehatan Tahun 2025. Unit Lokus Evaluasi Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit, Unit Pembina Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit dengan Indeks Pelayanan Publik (IPP) 4,13 untuk predikat Sangat Baik.




Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit berhasil meraih penghargaan Sangat Baik pada penilaian Pemantauan dan Evaluasi Penyelenggaran Pelayanan Publik (PEKPPP) secara Mandiri tahun 2025 oleh Kementerian Kesehatan ini merupakan bentuk capaian dalam kontribusi bersama dan dukungan semua pihak.



Keberhasilan ini menjadi semangat baru untuk terus memberikan pelayanan kekarantinaan yang lebih baik lagi, terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, Bersih dan Akuntabel. Terima kasih atas doa dan dukungan semua pihak. Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit mengajak untuk Mari bersama terus bergerak mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan bermanfaat bagi banyak orang.

SALAM KALBU (Konsisten, Adil, Loyal, Bersih dan Unggul)

Hanariyannie, S.K.M -








Selasa, 16 Desember 2025

Pengukuhan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit

 


Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit Ny. Maya Ariyani Mohammad Hosnan Soleh, bersama para pengurus menghadiri prosesi pengukuhan pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit (P2) di kantor induk maupun di wilayah kerja.

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit dr. I Gusti Ayu Agung Darmawati selaku Ketua Penasehat DWP. Kehadiran Kepala Balai menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai upaya memperkuat komitmen organisasi perempuan di lingkungan Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit.

Pengukuhan DWP UPT Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan Masa Bakti 2024-2029 dikukuhkan oleh Ketua DWP UPT Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan Ibu Khairunnisa Sumarjaya. Pengukuhan ini dimaksudkan sebagai langkah awal bagi pengurus dalam menjalankan tugas dan fungsi organisasi, sekaligus memperkuat peran Dharma Wanita Persatuan (DWP) dalam mendukung program dan kegiatan Kementerian Kesehatan. Pengukuhan dilaksanakan secara hybrid berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat.

Selanjutnya arahan dari Penasehat DWP Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit Ibu Murti Utami, menyampaikan ucapan selamat atas pengukuhan pengurus DWP UPT Dirjen P2 Kemenkes. Beliau mengucapkan selamat bekerja semoga setelah pengukuhan bisa memberikan kontribusi yang baik untuk lingkungan kerja suami.

Dalam arahannya, Penasehat DWP Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit menegaskan 3 (tiga) hal utama yaitu iuran DWP diharapkan berasal dari keikhlasan seluruh anggota DWP, bukan paksaan serta bukan berasal dari uang negara. Yang kedua, Ibu-ibu DWP harus memberikan contoh dan perilaku terbaiknya di lingkungan kerja suami. Yang terakhir, Ibu-ibu DWP dilarang melakukan Flexing (memamerkan kekayaan) secara langsung maupun di media sosial.

Penasehat DWP Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit juga menekankan bahwa organisasi ini merupakan ruang untuk belajar, memperkuat solidaritas, dan melahirkan program-program yang bersinergi dengan program atau kebijakan yang ada di Kementerian Kesehatan serta bermanfaat bagi perempuan, keluarga ASN, dan masyarakat. Misalnya program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), Rumah Sehat, Imunisasi HPV, Kesehatan Lingkungan, Line Dance, Menyanyi serta Pengajian.

Beliau mengajak seluruh pengurus yang baru saja dikukuhkan untuk bekerja dengan hati, penuh keikhlasan, serta menjaga kekompakan agar terwujud DWP yang aktif, kreatif, tertib administrasi, dan mampu memberikan dampak nyata bagi perempuan, keluarga ASN dan masyarakat.

Acara pengukuhan diakhiri dengan menyanyikan lagu Mars Dharma Wanita Persatuan yang mencerminkan semangat persatuan dan perjuangan untuk mencapai masyarakat adil dan makmur serta foto bersama.



- Aprilia Ningsih, SE -






Rabu, 10 Desember 2025

Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit Raih Penghargaan Sebagai Instansi Pengelola Jabatan Fungsional Kesehatan Dalam Ajang Hai FEST 2025

 


Pada hari Selasa, 9 Desember 2025 Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit kembali meraih prestasi dengan perolehan penghargaan Menteri Kesehatan Peringkat 3 sebagai Instansi Pengelola Jabatan Fungsional Kesehatan Terbaik (JFK Award 2025) Kategori UPT Bidang Kekarantinaan Kesehatan dalam acara HAI Fest (Health Innovation Festival) yang berlangsung di Balai Kartini, Jakarta.

Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit, Ibu dr. I Gusti Ayu Agung Darmawati menerima secara langsung piagam penghargaan tersebut yang diserahkan oleh dr. Yuli Farianti, M.Epid, selaku Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi Kementerian Kesehatan atas kinerja instansi dalam mengelola Jabatan Fungsional Kesehatan secara efektif, akuntabel, dan berkelanjutan, mulai dari perencanaan, pengangkatan, pengembangan, sistem Informasi hingga inovasi pejabat fungsional.

Capaian tersebut mencerminkan komitmen Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit dalam meningkatkan tata kelola sumber daya manusia kesehatan, khususnya dalam mendukung profesionalisme dan pengembangan karier Jabatan Fungsional Kesehatan di lingkungan kerja. Selain itu, prestasi ini juga menjadi motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kekarantinaan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat.

Terima kasih atas dukungan dan kerja sama seluruh Tim dan Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan Jabatan Fungsional Kesehatan.

Salam KALBU ( Konsisten Adil Loyal Bersih dan Unggul )




- Fanny Utami, SM -